Kamis, 28 Desember 2023

Buruknya Pelayanan Puskesmas Ngulak, Masyarakat Sanga Desa Bakal Adakan Unjuk Rasa

 

KANTI News, Sanga Desa (MUBA) - Pelayanan kesehatan di Puskesmas Ngulak Kecamatan Sanga Desa baru-baru ini menjadi sorotan di berbagai media massa. Hal itu diduga akibat seluruh dokter umum dan puluhan tenaga kesehatan pergi jalan-jalan saat hari kerja.

Keluhan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas Rawat Inap Ngulak diduga sudah berlangsung cukup lama. Beberapa hal yang menjadi keluhan diantaranya pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan yang lebih sering ditangani oleh perawat bukan oleh dokter umum.

Pasien rawat inap yang sering diharuskan membeli obat dari luar puskesmas dengan alasan stok obat yang kosong, serta kurangnya sarana prasarana di gedung rawat inap sehingga pasien harus membawa sendiri kipas angin dari rumah.

Adanya hal ini membuat masyarakat Kecamatan Sanga Desa, LSM, dan Pers yang dikoordinir oleh DPC Projamin Kabupaten Musi Banyuasin berencana bakal mengadakan aksi unjuk rasa pada tanggal 10 Januari 2024 di Puskesmas Rawat Inap Ngulak.

Aksi tersebut bertujuan mendesak Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin untuk mencopot pimpinan Puskesmas Rawat Inap Ngulak.

"Keluhan masyarakat Sanga Desa terhadap pelayanan buruk Puskesmas Ngulak sebenarnya sudah lama kami dengar, namun baru sekarang kami mengambil sikap. Karena kami nilai pimpinan Puskesmas lebih mementingkan urusan kesenangan pribadi dengan mengajak staf pergi jalan-jalan saat hari kerja, daripada menjalankan tugas melayani masyarakat," ujar Ketua DPC Projamin Kabupaten Musi Banyuasin Tanto Hartono, Jumat 29 Desember 2023.

Menurut Tanto, masyarakat juga mengeluhkan sarana prasarana di gedung rawat inap. Dimana pasien selalu kepanasan, akibat tidak ada fasilitas kipas angin, dan AC yang tidak boleh dinyalakan.

"Pasien rawat inap kepanasan, kipas angin harus bawa sendiri dari rumah. AC tidak boleh dinyalakan dengan alasan tegangan listrik rendah, sementara kami lihat rumah dinas tenaga kesehatan AC selalu menyala. Selain itu pasien sering disuruh membeli obat dari luar dengan alasan obat di puskesmas kosong," ungkapnya.

Gabungan masyarakat, Ormas, LSM, dan media menurutnya akan mengadakan aksi untuk menyikapi keluhan masyarakat tersebut.

"Kami bersama masyarakat akan melakukan aksi unjuk rasa. Tuntutan kami agar adanya perbaikan pelayan di Puskesmas Rawat Inap Ngulak. Kami juga mendesak Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin agar segera mencopot pimpinan Puskesmas Ngulak saat ini, dan memberikan teguran keras terhadap nakes yang melakukan tindakan indisipliner," tegasnya.(rilis)

Kamis, 21 Desember 2023

Terindikasi Jual Beli Nilai A, Puluhan Mahasiswa AKBID mengeluh


KANTI News, Lubuklinggau - Mahasiswa Akademi Kebidanan di Kota Lubuklinggau mengeluhkan dugaan praktik jual beli nilai yang terjadi di Sekolah Diploma Tiga tersebut. Praktik ini diduga sudah berlangsung sejak lama dan dianggap kebijakan dari Oknum Pimpinan untuk membantu mahasiswi tetapi sisi lain merugikan mahasiswi yang berprestasi. Jumat (22/12/2023).

Hasil investigasi Awak Media beserta LSM KANTI dan Ormas KMPD menyampaikan, bahwa Kejadian penawaran jual beli nilai kepada Mahasiswi Akbid ini secara terang-terangan dengan menawarkan nilai A, dengan harga Rp 100 ribu sampai 200 ribu untuk satu mata kuliah di hadapan 31 mahasiswa oleh Oknum Pimpinan Akbid. Dalam rekaman visual yang berdurasi selama 4 menit 28 detik tersebut, bahwa Oknum Pimpinan Akbid menawarkan nilai A terkesan juga agak memaksa. " Kalo kamu idak mau, kagek kamu idak diterimo gawe, terimo resiko. Kami minta kamu seluruh dapat nilai A" ujar oknum dalam rekaman tersebut.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Pimpinan Sekolah Akademi Kebidanan Nusantara Lubuklinggau selaku Pemilik Yayasan dan juga sekaligus Direktur Akbid inisial SY, dan Jh sebagai BAM - Bagian Administrasi Mahasiswi di kampus, menjelaskan bahwa Praktik seperti ini sudah kami lakukan sejak Tahun 2007. Dengan alasan beberapa mahasiswa yang memang tidak mampu untuk mencapai nilai A.

Pihak Sekolah Akademi Kebidanan Nusantara menyampaikan adanya dugaan permainan untuk Nilai A. Saat wawancara hanya satu atau dua orang saja yang mendapat nilai A, mahasiswa yang tidak mendapatkan nilai A dimintai uang Rp. 100 ribu sampai Rp 200 ribu untuk remidial agar mendapat Nilai A. Selain kejadian indikasi permainan nilai A, juga terjadi penyelewangan lainnya diantaranya mahasiswi diwajibkan bayar denda Rp. 50 ribu rupiah apabila tidak masuk atau tidak absen. Dan menurut Pimpinan Sekolah Akademi Kebidanan Nusantara bahwa kebijakan yang diambil terkait adanya remidial nilai atau diduga jual beli nilai tidak ada suatu kesalahan.

Sancik selaku Ketua KANTI berpendapat bahwa Kalo benar adanya Jual Beli nilai A, ini dampak buruk bagi dunia pendidikan. Untuk itu, mendesak Pemerintah agar mengevaluasi kebijakan yang dilakukan sekolah, bahkan kalo memang tidak beres, mohon cabut ijin sekolah akademi tersebut.

Koordinator KMPD, Ferry juga menyampaikan bahwa Akademi Bidan ini menyangkut jiwa keselamatan manusia. Apabila Nilai dapat dipermainkan, ini berbahaya. Sebab ada dua nyawa dalam penanganan medis, jadi kalo memang mahasiswa tidak mampu, jangan diluluskan. (TIM)


Oknum Pimpinan Akademi kebidanan di Kota Lubuklinggau Diduga Melakukan Praktik Jual Beli nilai

KANTI News, Lubuklinggau - Mahasiswa Akademi Kebidanan di Kota Lubuklinggau mengeluhkan dugaan praktik jual beli nilai yang terjadi di Akademi Kebidanan tersebut. Praktik ini diduga sudah berlangsung dan merugikan mahasiswi yang berprestasi. Jumat (22/12/2023).

Tim investigasi Organisasi KANTI menyampaikan pada awak media, bahwa Kejadian penawaran jual beli nilai kepada Mahasiswi Akbid ini secara terang-terangan menawarkan nilai A, dengan harga Rp 100 ribu sampai 200 ribu untuk satu mata kuliah di hadapan 31 mahasiswa oleh Oknum Pimpinan Akbid. Dalam rekaman visual yang berdurasi selama 4 menit 28 detik tersebut, bahwa Oknum Pimpinan Akbid menawarkan nilai A terkesan juga agak memaksa. " Kalo kamu idak mau kalo kagek kamu idak diterimo gawe terimo resiko. Kami minta kamu seluruh dapat nilai A" ujar oknum dalam rekaman tersebut.

Praktik seperti ini diduga dilakukan Oknum Pihak Akbid yang melibatkan Pimpinan Akademi secara langsung sebagai lahan mencari penghasilan tambahan. Selain itu, tim investigasi Organisasi KANTI menyampaikan selain dari diduga telah terjadinya jual beli nilai bahwa 
adanya diduga penyelewangan lainnya diantaranya mahasiswi di wajibkan bayar denda Rp. 50 ribu rupiah apabila tidak masuk atau tidak absen selain dari itu untuk biaya wisuda mahasiswi di bebankan biaya dengan besaran nominal bervariasi pada tiap mahasiswi, berkisar Rp 14 juta hingga Rp. 20 juta.

Lanjunya, Tim investigasi Organisasi KANTI tersebut sudah berusaha menghubungi Pihak Akademi via telepone selular guna untuk memintai klarifikasi terkait perihal ini, tetapi sangat di sayangkan pihak bersangkutan belum ada jawaban.

Di lain waktu awak media melakukan konfirmasi pada ketua Organisasi Sancik, S.IP perihal dugaan telah terjadinya jual beli nilai pada Akademi Kebidanan di Kota Lubuklinggau "Kami sebagai Kontrol sosial dan Pemerhati Dunia Pendidikan menyayangkan atas adanya kejadian tersebut. Dan meminta Pihak Yayasan dapat memberikan sanksi kepada oknum yang terlibat. Apalagi ini menyangkut Orang Utama dalam Sekolah Akademi tersebut, karena hal ini akan menghancurkan masa depan generasi muda".

Di lain Pihak Ferry Taslim selaku koordinator Ormas KMPD mengatakan bahwa Kabar tersebut menjadi cerminan bahwa pendidikan sekolah tinggi tidak sedang baik-baik saja. Pasalnya, permasalahan penawaran jual beli nilai tersebut terjadi pada mata kuliah materi kebidanan. Dan ini adalah mata kuliah inti jurusan sehingga menjadi perhatian serius dan apabila kelulusan akademi kebidanan yang tidak dibekali ilmu yang baik maka akan membahayakan bagi kesehatan masyarakat. tentunya pada perihal tersebut dapat mencederai kode etik dalam perguruan tinggi meliputi kebebasan akademik, integritas keilmuwan, hingga perlakuan adil dan terhormat kepada semua termasuk civitas akademika antara dosen, mahasiswa, staf administrasi, maupun orang lain yang berada di luar lingkungan kampus tutupnya (Tim)

Kamis, 02 November 2023

Reses II Perseorangan Tahun 2023, Anggota DPRD Lubuklinggau Hambali Lukman Serap Aspirasi Masyarakat

KANTI News, LUBUKLINGGAU - Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan III Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dan II, Hambali Lukman, SH kembali menggelar kegiatan Reses II Perseorangan bertempat di Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuklinggau Selatan I Kota Lubuklinggau, Minggu 16 Juli 2023.

Reses Perorangan Tahap II Tahun 2022 ini guna menyerap aspirasi dan usulan-usulan dari konstituen anggota DPRD di Dapil masing-masing dan dihadiri ratusan konstituen dan tamu undangan berasal dari perwakilan warga hingga Ketua RT di Kelurahan Air Temam.

Reses II ini guna untuk menampung aspirasi masyarakat untuk membangun Kota Lubuklinggau khususnya Dapil III Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dan II.

“Usulan yang masuk di tahun ini dengan tahun sebelumnya hampir sama yakni sarana umum seperti lampu, sampah, sumur bor, pembangunan jalan dan drainase, dan pengairan air bersih ataupun irigasi. Akan tetapi setiap kebutuhan yang disampaikan berbeda titik lokasi yang di usulkan,”kata Hambali.

"Untuk usulan atau aspirasi yang berkaitan dengan pembangunam fisik berupa sarana umum, yang menjadi perhatiannya yakni usulan kenaikan Insentif RT serta perhatian pemerintah atas pemangku atau lembaga adat di setiap kelurahan,"ungkapnya.

Menurutnya, RT dan lembaga adat merupakan element penting pemerintah dalam membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, seperti halnya RT yang keterlibatannya dengan masyarakat meliputi semua persoalan baik dan buruk dan bahkan waktunya tidak tentu.

Kemudian, pemangku adat sejak dilantik dan dibentuk belum ditemukan mekanisme untuk mereka mendapatkan Insentif.

"Untuk kedua usulan yang sifatnya non fisik memang harus kami komunikasikan terlebih dahulu, kepada seluruh pihak baik bagian hukum, pemerintahan, keuangan, dan komisi DPRD yang membidanginya agar dibahas dan segera untuk diambil suatu kebijakan terbaik dari yang terbaik,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kota Lubuklinggau, Febrio Fadillah menanggapi usulan warga terkait lampu jalan, mengatakan bahwa dirinya bersama tim terus bekerja menjadikan Kota Lubuklinggau Terang Benderang seperti yang diharapkan Walikota Lubuklinggau.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua RT dan Lurah yang aktif untuk melaporkan kondisi lampu jalan yang mati maupun belum terpasang, tanpa informasi dari kalian tim kami tidak mampu menjangkau kondisi tersebut,"katanya.

"Kami berharap kepada masyarakat dan Ketua RT yang mengusulkan untuk tetap dapat bersabar menunggu, selain SDM yang terbatas dana juga terbatas,”harapnya.

Febrio Fadillah memastikan usulan yang sudah masuk sampai saat ini dengan anggaran yang ada sampai akhir tahun ini dirasa cukup, akan tetapi bila usulan terus bertambah tentuhnya akan dilakukan ditahun depan.

Reses II ini dihadiri Ketua RT, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, serta kelompok-kelompok usaha baik tani maupun pedagang.

Turut hadir Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Lubuklinggau, Febrio Fadillah, Perwakilan Dinas PU Bidang SDA, Edo, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Temam, serta lainnya.

Diedit : Jeri

Antusiasme Ratusan Warga Ikuti Reses II Tahun 2023 Anggota DPRD Lubuklinggau Fraksi Partai Gerindra H Yaudi



Ratusan warga antusias mengikuti Reses II Tahun 2023 Anggota DPRD LUBUKLINGGAU Daerah Pemilihan IV Kecamatan LUBUKLINGGAU Timur I dan II Fraksi Partai Gerindra, H Yaudi bertempat di Gang Binjai Rt 03 Kelurahan Batu urip Taba, Kamis 3 Agustus 2023.
Adapun aspirasi masyarakat pada Reses II Tahun 2023 Anggota DPRD Lubuklinggau Daerah Pemilihan IV Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan II Fraksi Partai Gerindra, Yaudi yakni Megawati mengusulkan lampu jalan dan rehab siring induk di Kelurahan Taba Jemekeh, Jerry mengusulkan penambahan lampu jalan, tiang listrik, perehaban drainase di Jalan Yos Sudarso hingga kesungai kelingi di Batu Urip.

Kemudian, Sri mengusukan tempat pembuangan sampah, pembuatan siring drainasi di Jalan Durian 2 dan Jalan Rambutan 2 Watervang, Sumartini mengusulkan penambahan lampu jalan dan tiang listrik 20 tiang di Taba Jemekeh, Munzir mengusulkan Jalan Alpukat Gang PGRI I, Jalan Mangga sampai ke Jalan Alpukat, penambahan tiang listrik dan lampu di Taba Jemekeh.

Menanggapi usulan masyarakat, H Yaudi mengatakan,"Insya Allah semua usulan yang masuk melalui Reses masa sidang ke II ini akan diusahakan semaksimal mungkin untuk direalisasikan,"katanya.

Dikatakannya, semua usulan akan dibawa ke Dinas-dinas terkait agar dapat direalisaaikan di anggaran tahun 2024 nanti dan Insya Allah akan diperjuangkan.

“Apa yang saya perjuangkan adalah kepentingan masyarakat,”tutupnya.

Diedit : Jeri

DPRD Kota Lubuklinggau Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati HUT Kota Lubuklinggau ke-22 Tahun



KANTI News, Lubuklinggau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau Menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Lubuklinggau ke-22 tahun.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni menekankan, ada tiga komponen utama yang harus dimiliki pemerintah yakni meningkatkan pelayanan publik, meningkatkan daya saing serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Lubuklinggau merupakan kota yang memiliki potensi untuk maju dan berkembang. Melalui momentum HUT kota inilah bisa menjadi evaluasi dan semangat menuju Lubuklinggau yang lebih maju.

“Kami, Pemprov Sumsel sangat mendukung berbagai upaya yang dilaksanakan Pemkot Lubuklinggau, termasuk salah satunya program Ayo Ngelong ke Lubuklinggau dengan tujuan mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Lubuklinggau berkembang sangat pesat dengan inflasi stabil. Ini tentunya pencapaian yang luar biasa dan membanggakan,” katanya lagi.

Selain itu, indeks pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sudah diatas capaian Sumsel dan nasional, sementara prevelensi stunting mengalami penurunan yang signifikan, begitupun angka kemiskinan ekstrim. Bahkan akuntabilitas kinerja telah meraih opini WTP 12 kali berturut-turut.

“Mari kita sama-sama menjaga kerjasama ini, mempertahankan prestasi yang ada dan meningkatkan pencapaian lebih baik lagi. Semoga Lubuklinggau semakin maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj Walikota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa menyampaikan ada beberapa hal yang telah berhasil dicapai Kota Lubuklinggau sejak berdiri sebagai daerah otonomi hingga sekarang.

Indikator makro antara lain pertumbuhan ekonomi 4,51 persen, indeks pembangunan manusia 75,53 indeks, tingkat kemiskinan 12,65 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,94 persen, dan indeks harga konsumen 115,11.

Dirinya sangat berterima kasih atas kepemimpinan Lubuklinggau sebelumnya atas inisiator pembangunan fisik maupun nonfisik, dengan ratusan penghargaan baik dari tingkat daerah sampai nasional.

“Kami tetap melanjutkan pembangunan yang proaktif terhadap masyarakat seperti pembangunan sanitasi yang layak, ketersediaan air bersih dan bedah rumah,” ungkapnya.

Di awal acara, diserahkan secara simbolis bantuan mobil operasional kepada beberapa perguruan tinggi dalam Kota Lubuklinggau, penyerahan rekor MURI inclinator dengan jarak terpanjang, penyerahan seragam RT, baju seragam pemangku adat serta penyerahan hadiah lomba Siskamling.

Ada juga pemberian gelar adat kepada Pj Gubernur, Agus Fatoni serta pemimpin sebelumnya, H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar atas pengabdian kepada Kota Lubuklinggau.

Acara yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Lubuklinggau, Jln. Soekarno-Hatta, Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I itu juga dihadiri Pj Sekda, H Tamri dan istri Siti Markona Tamri, Kapolres dan istri, AKBP Indra Arya Yudha dan Aryanti Yulistin Indra, Dandim 0406 Letkol Inf Kunto Adi Setiawan dan Almira Kunto, Kajari Lubuklinggau Riyadi Bayu Kristianto, instansi vertikal serta OPD dan undangan mewakili daerah se-Sumbagsel.

Diedit : Jeri

Paripurna DPRD Lubuklinggau agenda peringatan HUT ke-22 Kota Lubuklinggau turut hadir tamu Undangan Ketua dan beberapa Anggota DPRD Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu

KANTI News, Lubuklinggau - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Carles Ronsen menghadiri undangan rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan pada Selasa (17/10/2023) pagi.

Paripurna dengan agenda peringatan HUT ke-22 Kota Lubuklinggau ini dihadiri sejumlah pejabat di Sumatra Selatan dan juga Provinsi Bengkulu sebagai daerah yang bertetangga.

Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-22 Kota Lubuk Linggau. 

"Dirgahayu Kota Lubuklinggau. Semoga dengan bertambahnya usia maka bertambah pula kedewasaan dan kualitas semua komponen yang terpenting dalam segala kebutuhan masyarakat,” kata Ketua DPRD Lebong itu.

Ketua DPD PAN Kabupaten Lebong ini juga mengucap terima kasih dan apresiasi atas undangan secara khusus kepada dirinya sebagai Ketua DPRD Lebong dari Walikota dan Ketua DPRD Lubuk Linggau.

"Dengan semangat HUT ke 22 Kota Lubuk Linggau, bersama kita satukan tekad untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat menuju Lubuk Linggau Kota Metropolis Madani," demikian Carles Ronsen.**

Diedit : Jeri

Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau Sahkan Raperda Usulan Pemkot Lubuklinggau Menjadi Perda

KANTI News, LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe didampingi Wakil Wali Kota, H Sulaiman Kohar menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau dengan agenda mendengarkan Laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap hasil pembahasan raperda usulan Pemkot Lubuklinggau di ruang rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau, Rabu (13/9/2023).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD Lubuklinggau, Hambali Lukman sedangkan Laporan Pansus Dewan disampaikan Reza Ashabul Kahfi dari Fraksi Partai Golkar.

Wali Kota, H SN Prana Putra Sohe, dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemkot Lubuklinggau, dirinya sangat mengapresiasi komitmen, kepedulian dan semangat yang ditunjukkan ketua dan anggota Pansus dalam membahas Raperda usulan eksekutif ini dengan rasa tanggungjawab.

Selain itu harus dikaji secara komprehensif dan mendalam, baik aspek filosofi, sosiologi dan normatifnya sehingga nantinya dapat diterapkan dan ditaati oleh masyarakat.

“Berbagai dinamika dalam proses pembahasan telah dilalui dengan semangat demokrasi, kemitraan, sinergi, dan tekad yang sama. Puncaknya, hari ini Raperda usulan eksekutif dapat disetujui bersama untuk selanjutnya menjadi Perda Kota Lubuklinggau,” ungkap Wako.

Dengan disetujui Raperda ini, diharapkan dapat menjadi payung hukum dan pedoman bagi Pemkot Lubuklinggau untuk menindaklanjuti dan melaksanakan penyertaan modal berupa tanah dan bangunan milik Pemkot Lubuklinggau dengan nilai Rp 8.345.199.000 kepada Bank Sumsel Babel sehingga dengan demikian total jumlah penyertaan modal Pemkot Lubuklinggau dari tahun 2002 sampai 2023 menjadi Rp 23.375.199.000.

Dengan bertambahnya penyertaan modal Pemkot Lubuklinggau ini, diharapkan kedepan akan menambah deviden yang berarti akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat serta pembangunan di Kota Lubuklinggau.


Diedit : Jeri

Ketua DPRD dan Walikota Lubuklinggau Tandatangani Berita Acara Penetapan Anggaran Dana Hibah Pilkada 2024

KANTI News, Lubuklinggau - Ketua DPRD, H Rodi Wijaya dan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe didampingi Wakil Walikota, H Sulaiman Kohar menandatangani Berita Acara (BA) penetapan penganggaran dana hibah Pemilukada 2024 di Ballroom Cinema Hall Kota Lubuklinggau.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa dalam kesempatan itu melaporkan Pemkot Lubuklinggau mendukung penuh Pemilukada 2024 yang merupakan kegiatan prioritas nasional melalui pendanaan anggaran Pemilukada 2024 yang akan diserahkan kepada KPU sebesar Rp 25 M.

Adapun skemanya adalah pada APBD Perubahan tahun 2023 senilai Rp 1 milyar dan APBD Induk 2024 Rp 24 milyar.

Kemudian untuk Bawaslu, Rp 8,5 Milyar dengan rincian Rp 500 juta pada APBD-P 2023 dan Rp 8 milyar APBD 2024, Polres Lubuklinggau pada 2024 Rp 10 milyar serta Kodim 0406 Lubuklinggau pada 2024 senilai Rp 2 milyar.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan BA Penetapan Penganggaran Dana Hibah Pemilukada 2024 kepada penerima dana hibah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan penandatanganan BA ini merupakan bukti bahwa Pemkot Lubuklinggau bersedia mendukung penuh Pemilukada 2024.

Ia berharap dana yang sudah dianggarkan itu, nantinya dapat digunakan dengan efektif dan tepat sasaran.

Apabila dalam pelaksanaan terdapat kekurangan anggaran yang sudah dianggarkan, akan dianggarkan pada anggaran pergeseran dan anggaran perubahan.

Turut hadir, Forkopimda, 
  • Staf Ahli II, AH Ritonga, 
  • Asisten I, Kahlan Bahar, 
  • Asisten III, Herdawan, 
  • Inspektur, H Resta Irawan Putra, 
  • Sekwan, H Imam Senen, 
  • Kepala Kesbangpol, Henny Fitrianty, 
  • Kepala BPKAD, Zulpikar, 
  • Kepala Bappedalitbang, H Emra Endi Kesuma, 
  • Kepala Diskominfotiksan, M Johan Iman Sitepu, 
  • Kepala Disdagrin, H Surya Darma, 
  • Kabag Hukum, M Yasin, 
  • Kabag Pemerintahan, Ira Dwi Ariyati, 
  • Kabag Kesra, H Ahyar El Hafis, 
  • dan Para Camat Kota Lubuklinggau dan pejabat Pemkot yang sempat hadir,”
Diedit : JERI

Rabu, 01 November 2023

Sekda Musi Rawas H. Aidil Rusman memimpin Rapat Forkopimda Kabupaten Musi Rawas Tahun 2023

 

KANTI News, Musi Rawas - Sekretaris Daerah Musi Rawas H. Aidil Rusman memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Musi Rawas Tahun 2023.


Rapat Forkopimda yang dilaksanakan di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Kamis (5/10/2023) mengangkat tema "Antisipasi, mitigasi terhadap kebakaran hutan, lahan, dan kebun dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas".

Turut hadir, Kapolres Musi Rawas AKBP Danu Agus Purnomo, Kajari Lubuklinggau Dr. Riyadi Bayu Kristianto, dan Pabung 0406 Lubuklinggau Mayor Cpm Abdul Wahab.
Rapat ini juga dihadiri para Kepala OPD Mura, Jajaran Polres Mura, Camat, Kapolsek, Danramil, Kades/Lurah, KPH Mura, Kelompok Tani Peduli Api, Tokoh Adat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutan Bupati Musi Rawas yang dibacakan Sekda, menyampaikan saat ini wilayah Musi Rawas peringkat ketiga Sumsel setelah Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir terkait Karhutla.

Ditambahkannya situasi terkini di wilayah Musi Rawas sudah terdampak kebakaran berdasarkan data kejadian lapangan SatpolPP dan Damkar sampai dengan Senin 3 Oktober 2023 berjumal 61 kejadian dengan rincian :
1. Kebakaran rumah : 23
2. Kebakaran lahan : 30
3. Kebakaran kebun : 5
4. Kebakaran kendaraan : 1
5. Kebakaran Amper listrik : 1
6. Kebakaran SPBU : 1

Untuk itu, Sekda menyampaikan hal ini menjadi perhatian bersama untuk menanggulanginya dan menjadi fokus dalam pertemuan ini.

"Kita berharap dengan pertemuan ini akan didapat suatu solusi dan langkah yang harus kita lakukan terkait penanggulangan karhutla", ucap Sekda.

Sekda menambahkan Pemkab Mura mengeluarkan surat edaran ajakan kepada pemerintah dan masyarakat di wilayah Mura untuk Shalat Istisqa.

Shalat Istisqa, kata dia, akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2023 di Halaman Kantor Bupati Musi Rawas, serta diseluruh 14 Kecamatan dan Sekolah-sekolah di Kabupaten Mura.

"Sesuai arahan Bupati Mura, kita akan melaksanakan Shalat Istisqa di seluruh wilayah Kabupaten Mura. Untuk itu, sudah ada edarannya ke kecamatan dan sekolah," ujarnya. (ADV)

Editor: JERI.

DPRD Kota Lubuklinggau Rapat Paripurna Penetapan Usulan Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota

 

KANTI News, Lubuklinggau – DPRD Kota Lubuklinggau menggelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman akhir masa jabatan dan penetapan usul pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuklinggau periode 2018-2023.

Rapat paripurna dipimpin langsung H Rodi Wijaya selaku Ketua DPRD Kota Lubuklinggau di gedung rapat paripurna DPRD Kota Lubuklinggau, Rabu (16/8/2023).

Dalam penyampaiannya, Rodi Wijaya mengatakan bahwa keputusan itu nantinya akan disampaikan kepada gubernur sumatera selatan yang kemudian akan diserahkan kepada Mendagri.

“Berakhirnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuklinggau ini pada 18 September 2023 mendatang,” ungkap politisi Golkar tersebut.

Sementara, Wali Kota H SN Prana Putra Sohe yang didampingi wakilnya, H Sulaiman Kohar menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Lubuklinggau yang selama ini telah bekerjasama dan menjalin komunikasi yang baik bersama pemerintah kota Lubuklinggau.

“Kami juga ucapkan kepada FKPD kota Lubuklinggau, seluruhnya yang telah bersama-sama untuk menjaga kota Lubuklinggau ini,” katanya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada insan pers baik cetak maupun elektronik dan online yang telah menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus sebagai ranah bagi masyarakat dalam menyampaikan saran dan kritik.

“Pengumuman masa jabatan ini merupakan bagian siklus penyelenggaraan pemerintah daerah. Bahwa pemberhentian kepala daerah diumumkan pimpinan DPRD dalam paripurna dan diusulkan pimpinan DPRD kemudian disampaikan kepada menteri dalam negeri melalui gubernur untuk mendapatkan penetapan pemberhentian,” bebernya.

DPRD Kota Lubuklinggau menggelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman akhir masa jabatan dan penetapan usul pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuklinggau periode 2018-2023 di gedung DPRD setempat, Rabu (16/8/2023). Anggota dewan mengikuti rangkaian rapat paripurna. (Dokumentasi pribadi)

Kemudian selanjutnya, untuk mengisi kekosongan jabatan wali kota dan wakil wali kota pemerintah akan menunjuk PJ atau Penjabat Wali Kota untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan di daerah hingga sampai dilantiknya wali kota dan wakil wali kota defenitif kedepannya.

Didampingi H Sulaiman Kohar, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan bahwa ia menitipkan kepada seluruh pemyelenggara pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif serta forkopimda yang ada dan masyrakat kota Lubuklinggau agar mampu menjaga kota ini supaya tetap kondusif, aman dan zero konflik.

“Serta kami berpesan supaya tetap jaga kekompakan sebagaimana yang selama ini kami jaga. dan tolong isi kegiatan-kegitan yang positif, kegiatan berskala nasional dan internasional dengan memberdayakan kormi, koni dan sebagainya,” pesannya.

Tidak hanya itu, Nanan juga mengatakan agar memaksimalkan pembangunan fasilitas dan infrastruktur.

“Kantor camat, kantor lurah, puskesmas dan pustu tolong dilakukan perbaikan. Karena masa kami, kami memprioritaskan infrastruktur masyarakat termasuk jalan,” ungkapnya. (*/abk/am)

Editor: (ADV,JERI)

Pj Wali Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa menghadiri penutupan "Linggau City Expo 2023"

 

KANTI News-Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuklinggau, H Trisko Defriyansa menghadiri acara malam penutupan "Linggau City Expo 2023" dalam rangkaian HUT ke-22 Kota Lubuklinggau di Atrium Lippo Plaza Kota Lubuklinggau, Jumat (13/10/2023).

Acara penutupan tersebut diisi juga oleh penampilan Alfa Band, fashion show Forkopimda beserta jajaran, pemberian penghargaan kepada pendukung utama kegiatan Linggau Expo City, pemberian penghargaan kepada stand terbaik dan pemberian hadiah kepada pengunjung Lippo Plaza melalui undian berhadiah.
Dalam sambutannya, H Trisko Defriyansa mengatakan malam ini, kegiatan Linggau City Expo 2023 resmi ditutup. Sebelumnya disini telah dilaksanakan 13 rangkaian acara plus lomba mobile legend yang diadakan oleh Ikatan e-Sport Mobile Legend Kota Lubuklinggau.
“Bahkan saya sempat menyaksikan secara langsung final lomba mobile legend. Pertandingannya sangat seru,” ujarnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada 26 pengembang dan 30 UMKM yang telah berpatisipasi dalam agenda Linggau City Expo tahun ini.
“Banyak transaksi disini. Semoga UMKM di Kota Lubuklinggau terus berkembang. Dengan indikator keberhasilan ini, Kota Lubuklinggau siap mengajukan diri menjadi tuan rumah dalam ajang Sumbagsel City Expo mendatang,” ungkapnya.
Selain itu, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Koordinator Wilayah (Korwil) APEKSI Wilayah II Sumbagsel yang terdiri dari 10 kota, siapa tahu Lubuklinggau bisa ditunjuk menjadi tuan rumah musyawarah APEKSI mendatang.
Jika Lubuklinggau berkesempatan menjadi tuan rumah Munas APEKSI, tentu ribuan orang akan hadir disini termasuk 98 kepala daerah anggota APEKSI beserta jajarannya.
Terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung penuh kegiatan ini sehingga acaranya berjalan lancar. Terutama kepada Lippo Plaza, mudah-mudahan efek domino dari Linggau City Expo, membuat gerai-gerai di Lippo Plaza dapat dibuka kembali.
Sementara dalam laporannya, Pj Sekda, H Tamri menyampaikan tema Linggau City Expo adalah dengan semangat HUT ke-22 Kota Lubuklinggau kita satukan tekad untuk terus melangkah menuju Lubuklinggau yang berdaya saing.
Salah satu tujuan kegiatan ini adalah membantu pelaku usaha (UMKM) agar meningkatkan kualitas, kepercayaan diri dan semangat berdagang.
Peserta Linggau City Expo terdiri dari dunia perbankan, rumah sakit, perhotelan, 26 developer dan 30 UMKM.
Kegiatan diisi dengan talkshow, bazar kuliner, seminar, berbagai macam lomba dan pentas seni dengan jumlah pengunjung berdasarkan data dari pihak manajemen Lippo Plaza mencapai 30 orang serta konsumen yang bertransaksi dengan developer ada 25 unit rumah.
Berikut stand terbaik yakni Bank Sumsel Babel, Bank Mandiri, PT Cipta Asri Griya. Sedangkan stand terbaik untuk UMKM (Kopi Ananda, Mang Engking, warung A3 Curup).
Untuk penghargaan pendukung utama kegiatan Linggau Expo City diberikan kepada Lippo Plaza Lubuklinggau dan Yayasan Perlindungan Hukum Pelaku Usaha Indonesia Kota Lubuklinggau.
Ikut hadir Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yudha, Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Kunto Adi Setiawan, Kalapas Kelas II Lubuklinggau, Ika Prihadi Nusantara, Pj Ketua TP PKK Henita Andriani, Staf Ahli, Asisten dan kepala OPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau.(ADV/JERI).

Selasa, 31 Oktober 2023

Fraksi PAN Vera Opiana di Lantik PAW DPRD Musi Rawas

KANTINews, Musi Rawas – Sosok Vera Opiana Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Musi Rawas sisa masa jabatan 2019-2024 hari ini dilantik, Kamis (31/8/2023).Vera Opiana dari Fraksi PAN menggantikan Deby Susanto yang pindah partai karena maju Pileg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sebelum dilantik hari ini sebagai anggota DPRD, Vera Opiana menjalani profesi sebagai guru honorer di Palembang. Pelantikan Vera Opiana dipimpin langsung Ketua DPRD Musi Rawas, Azandri dan dihadiri Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, pada Kamis (31/8/2023) pagi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas.

Usai dilantik, Vera Opiana mengucap syukur alhamdulilah, senang dan bahagia serta tidak menyangka, rakyat kecil bisa duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Musi Rawas. "Alhamdulillah senang, bahagia, tidak nyangka bisa seperti ini. Rakyat kecil bisa seperti ini. Ini rencana Tuhan, rezeki ini akan saya jalani dengan benar," kata Vera.

"Saya tidak habis-habis mengucapkan alhamdulillah," timpalnya. Vera juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan semua rekan-rekannya yang mendukungnya, sampai dilantik menjadi PAW anggota DPRD Musi Rawas.

"Sebenarnya tidak menduga, bakal jadi DPRD. Kayak mimpi, tapi 2019 sempat calon dan nomor 2 dengan perolehan suara diatas 2.000," ucapnya.

Vera juga mengaku, pada saat mencalonkan diri sebagai Caleg di Pileg 2019 lalu, masih berstatus lajang dan sedang menjalani studi S2.

"Saya diminta Ketua PAN Musi Rawas, waktu itu masih Wahyu Sumadi untuk masuk ke PAN, karena masih keluarga," ungkapnya.

Hanya dalam Pileg tersebut, Vera kalah dengan Deby Susanto dan berada di posisi kedua. Tentunya, dengan dilantiknya sebagai anggota DPRD Musi Rawas, maka akan siap menjalan tugas.
"Harus punya target, InsyaAllah siap bekerja menjalankan amanah dengan naik," ungkapnya.
Sebelum dilantik jadi PAW anggota DPRD Musi Rawas, Vera mengaku kesehariannya sebagai guru honorer di Kota Palembang.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Musi Rawas, Imam Kurniawan mengatakan, Vera Opiana dilantik mengantikan Deby Susanto, dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 wilayah Kecamatan BTS Ulu dan Tuah Negeri.

"Harapannya, bisa bekerja mewakili aspirasi masyarakat lebih baik dan bekerja dengan sungguh-sungguh," tutup Imam.

Sementara itu, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud juga mengucapkan selamat kepada Vera Opiana dan selamat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

"Pengambilan sumpah ini mempunyai makna sendiri, karena sebagai anggota DPRD harus bertanggung jawab penuh terhadap setiap kebijakan yang diambil," kata Bupati.

Bupati juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan terhadap Deby Susanto atas jasa, kerja keras dan pengabdiannya yang telah diberikan selama menjadi wakil rakyat dan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. (ADV)

Diedit: HIDAYAT.

Senin, 30 Oktober 2023

Paripurna DPRD Mura agenda Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda APBD-P tahun 2023

KANTINews, MURA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan Menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda APBD-P tahun 2023. Rabu, (23/08/2023).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua II Hendra Adi Kusuma, karena ketua DPRD kabupaten Musi Rawas berhalangan hadir Seperti itu juga, bertidak menyampaikan Nota Keuangan Sekaligus Rancangan Raperda APBD-P tahun 2023 yakni Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Mahmud juga berhalangan sehingga diwakilkan Wakil Bupati Musi Rawas, Hj. Suwarti Burlian, berlangsung diruang rapat paripurna DPRD Musi Rawas

Sebelum dimulainya rapat paripurna, Sekretaris DPRD Musi Rawas Elbaroma membacakan, agenda rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian nota keuangan dan Rancangan APBD-P tahun 2023.Elbaroma melaporkan, dalam kesempatan Rapat Paripurna kali ini. Sebanyak 21 orang dari 45 orang Anggota DPRD menghadiri rapat paripurna.

Adapun, dalam pelaksanaanya rapat paripurna beragendakan mendengarkan penyampaian nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023. Dan dikesempatan tersebut, nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023 akan disampaikan Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti Burlian.

“Dalam kesempatan rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023 yang mana dikesempatanya disampaikan oleh Wakil Bupati Hj. Suwarti yang mana seyogjanya penyampaian tersebut disampaikan Bupati Musi Rawas, akan tetapi karena adanya agenda lain sehingga berhalangan hadir,”Ungkap Elbaroma.

Dijelaskan Elbaroma, bahwa dalam agenda rapat paripurna penyampaian nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023 merupakan agenda dalam rangka menyusun aturan terhadap pengunaan anggaran yakni APBD-Perubahan.

“Untuk dilaporkan, dalam kesempatan rapat paripurna telah hadir sebanyak 21 Orang Anggota DPRD bersama juga dihadiri kepala OPD lingkup pemerintahan kabupaten Musi Rawas,”Paparnya.

Usai Sekwan Elabaroma memberikan laporan, dilanjutkan pimpinan rapat paripurna DPRD Musi Rawas Hendra Adi Kusuma menyampaikan sebagai telah diurai serangkaian kesiapanan. Maka, dengan itu diselenggarakan agenda rapat paripurna penyampaian nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023.

“Sesuai dijadwalkan, jika hari ini 23 Agustus tahun 2023 sekitar pukul 14.00 Wib digulirkan Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023. Dan dari laporan sekwan, rapat dinyatak kourum dengan kehadiran 21 orang anggota dari 45 orang keseluruhan anggota DPRD Musi Rawas maka paripurna bisa dilansungkan sehingga disilakan Bupati menyampaikanya,”Tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti Burlian menyampaikan detail penyampaian nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023.

“Sebelum menyampaikan nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023. Perkenankan kami berikan apresiasi sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan DPRD, Badan Anggaran berserta seluruh anggota DPRD Musi Rawas, yang selama ini telah melakukan pembahasan terhadap seluruh materi KUA dan PPAS Perubahan terhadap Anggaran tahun 2023,”Ungkap Hj. Suwarti Burlian.

Dalam nota keuangan dan raperda APBD-P tahun 2023 tentunya telah berpedoman, peraturan pemerintah (PP) No 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Kemudian, peraturan meteri dalam negeri no 90 tahun 2020 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan Nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah. Serta peraturan menteri dalam negeri no 84 tahun 2022 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2023,”Bebernya.

Selain itu juga, ad beberapa pedoman lainya. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900-1.15.5.1317 tahun 2023 tentang perubahan keputusan atas keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5889 tahun 2021 tentang hasil Verifikasi, Validasi, dan Invetarisir pemuktahiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomemklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan daerah.

“Sehingga sturuktur perubahan APBD Kabupaten Musi Rawas tahun 2023 mengalami penyesuaian dan pemuktahiran dari pada Klasifikasi, kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan daerah”, pungkasnya.

Diedit : Ewok/Eka

Sabtu, 30 September 2023

Ormas KANTI Akan Layangkan Laporan Duagaan Korupsi Dana BOS SMA Negeri Karang Jaya

KANTI News, Muratara Ketua Organisasi Masyarakat KANTI - Komunitas Masyarakat Silampari Senin, 2 Oktober 2023 akan melayangkan surat laporan pada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau terkait dugaan telah terjadinya Perbuatan tindak pidana korupsi APBN Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA Negeri Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022/2023.

Saat dijumpai awak media Sekretariatnya “Sancik, S.IP” selaku ketua Ormas KANTI menyampaikan bahwa diduga adanya aroma korupsi pada penyerapan dana BOS dan yang telah dilaksanakannya beberapa item kegiatan SMA Negeri Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022/2023 (30/09/23).

“Senin, 02 Oktober 2023 besok kami Ormas KANTI akan menyampaikan surat resmi pada Kejari Lubuklinggau, yang mana berdasarkan hasil investigasi di lapangan yang berlandaskan rincian penyerapan dana BOS SMA Negeri Karang Jaya Tahun Anggaran 2022/2023, maka patut diduga adanya aroma korupsi dalam pelaksanaan komponen kegiatan sekolah Tahun Anggaran 2022/2023 yang mana pendapatan SMA Negeri Karang Jaya Tahun Anggaran 2022/2023 melalui dana BOS mencapai besaran dana hingga 1,5 milyaran rupiah tetapi dengan dana milyaran tersebut, sarana dan prasarana SMA Negeri Karang Jaya terlihat tidak terawat atau tidak layak huni, sedang pada sub item kegiatan sekolah Tahun Anggaran 2022/2023 dianggarakan sangat fantastis di antaranya;

Kegiatan pengembangan perpustakaan tahun anggaran 2022/2023
menelan dana Rp. 360.360.000,-

Kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah 
tahun anggaran 2022/2023
menelan dana Rp. 156.369.000,-
Dan ironisnya lagi pada kegiatan pembayaran honor tahun anggaran 2022/2023 menelan dana mencapai Rp. 237.000.000,- padahal yang terpublikasi dan terdata di dapodikmen Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Republik Indonesia bahwa jumlah Non PNS yang dapat di bayar melalui dana BOS pada SMA Negeri Karang Jaya Tahun Anggaran 2022/2023 sebanyak 8 (delapan) orang” Jelasnya.

Lanjut ketua Ormas KANTI (Sancik, S.IP), “nantinya setelah surat laporan kami disampaikan diharapkan kerjasamanya Kejari Lubuklinggau untuk menindaklanjuti laporan kami sesuai prosedur hukum yang berlaku demi menyelamatkan keuangan negara terkhususnya pada keuangan pendidikan” tutupnya. (Ewok)