Tampilkan postingan dengan label Kab. Banyuasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kab. Banyuasin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 September 2026

Aksi gotong royong warga RT 11 Perumahan Griya Vina Asri, Talang Kelapa, Banyuasin

TARGET INVESTIGASI BANYUASIN_menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa dalam membangun lingkungan. Pemasangan gorong-gorong hasil bantuan dari kelurahan ini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi genangan air serta melancarkan drainase di pemukiman warga. (6/9/2026)

​Semangat Gotong Royong Warga RT 11 Griya Vina Asri Pasang Gorong-Gorong Bantuan Kelurahan TALANG KELAPA – Warga Perumahan Griya Vina Asri, khususnya di kawasan Jalan Tiga Putri, RT 11 Kelurahan Tanah Mas Indah, Kecamatan Talang Kelapa, tampak antusias bahu-membahu melaksanakan kegiatan gotong royong pemasangan gorong-gorong.

​Pemasangan gorong-gorong ini merupakan tindak lanjut atas bantuan sarana infrastruktur yang disalurkan oleh pihak Kelurahan Tanah Mas Indah.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai usia berkumpul membawa peralatan kerja bakti untuk menggalir saluran drainase dan memasang gorong-gorong secara swadaya.

​Ketua RT 11 menyampaikan apresiasinya atas bantuan dari pemerintah kelurahan serta rasa bangga terhadap kekompakan warga.

Dengan terpasangnya gorong-gorong ini, aliran air di wilayah Jalan Tiga Putri diharapkan menjadi lebih lancar sehingga meminimalisir risiko banjir atau genangan saat musim hujan.

​Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini ditutup dengan makan bersama hasil swadaya warga setempat.
Gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah kelurahan dan partisipasi aktif masyarakat mampu mewujudkan lingkungan yang lebih nyaman dan tertata.(Roy)

Minggu, 30 Agustus 2026

Aksi Nyata Tanpa Tunggu Korban: Warga RT 11 Perumahan Griya Vina Asri Inisiatif Perbaiki Lingkungan Secara Swadaya

TARGET INVESTIGASI, BANYUASIN — Tingginya kepedulian sosial dan kesadaran kolektif kembali ditunjukkan oleh warga RT 11 Perumahan Griya Vina Asri, Kabupaten Banyuasin. Melalui inisiatif gotong royong mandiri, warga turun tangan langsung memperbaiki infrastruktur dan fasilitas lingkungan demi mengutamakan keselamatan bersama tanpa harus menunggu respons birokrasi yang lambat ataupun jatuhnya korban jiwa.

Langkah proaktif ini mendapat apresiasi luas karena dinilai sebagai bentuk nyata ketahanan sosial masyarakat dalam merespons potensi bahaya di lingkungan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi swadaya ini membawa sejumlah dampak positif yang dirasakan langsung oleh warga, terutama dalam meningkatkan aspek keselamatan lingkungan:

  • Meminimalkan Risiko Kecelakaan: Perbaikan yang dilakukan secara cepat berhasil menekan potensi kecelakaan lalu lintas maupun cedera fisik yang kerap mengancam pengguna jalan.

  • Perlindungan Kelompok Rentan: Langkah preventif ini memberikan rasa aman yang lebih baik, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu-ibu, dan pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.

  • Mempererat Solidaritas Warga: Gotong royong ini tidak hanya berdampak pada fisik lingkungan, tetapi juga semakin memperkuat kerukunan dan kebersamaan antarwarga RT 11.

Inisiatif yang dimotori oleh warga RT 11 Perumahan Griya Vina Asri ini diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus contoh positif bagi perumahan dan wilayah lain di Kabupaten Banyuasin untuk senantiasa mengedepankan aksi tanggap darurat dan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Kontributor: Jali Roy, Redaksi Target Investigasi

Sabtu, 09 Mei 2026

Gorong-Gorong Tanah Mas Indah Kerap Memakan Korban

 

BANYUASIN ~TARGET INVESTIGASI – Kondisi infrastruktur gorong-gorong yang rusak parah di wilayah RT 11 RW 01, Kelurahan Tanah Mas Indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait meski kerusakan telah berlangsung cukup lama dan memicu keresahan masyarakat.

Kondisi gorong-gorong yang amblas dan berlubang tersebut telah menyebabkan sejumlah kecelakaan. Laporan warga menyebutkan bahwa korban didominasi oleh kaum ibu yang terjatuh saat melintas. Kejadian terakhir menunjukkan seorang ibu terperosok ke dalam lubang gorong-gorong hingga tertimpa sepeda motornya sendiri akibat jalan yang tidak lagi rata dan rapuh.
“Kami sangat khawatir setiap kali lewat sini. Sudah sering ada ibu-ibu yang jatuh, bahkan ada yang sampai tertimpa motor karena lubangnya cukup dalam dan mendadak. Kalau dibiarkan, kami takut akan ada korban yang lebih fatal,” ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Warga menyayangkan lambatnya respon pemerintah daerah maupun instansi terkait dalam menangani kerusakan ini. Padahal, akses jalan tersebut merupakan jalur aktif yang setiap hari digunakan oleh masyarakat untuk beraktivitas.

Masyarakat RT 11 RW 01 Kelurahan Tanah Mas Indah mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk segera turun ke lapangan dan melakukan perbaikan permanen. Warga berharap tidak perlu menunggu adanya korban jiwa lebih lanjut sebelum tindakan nyata diambil. IR

Selasa, 13 Januari 2026

Terindikasi Arogansi Sikap Oknum Kepala SMPN 1 Sembawa sampaikan Klarifikasi Penyerapan BOS

Targer Investigasi, Banyuasin Sumsel - Berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua Team Investigasi KANTI – Komunitas Masyarakat Silampari “Jali Roy” menyayangkan sikap Arogansi Oknum Kepala SMPN 1 Sebawa saat dimintai keterangan atau klarifikasi terkait surat tembusan perihal penyerapan Dana BOS Tahun Anggaran 2023 s/d 2025.

Lanjutnya Jali Roy, diharapkan kepada segenap institusi baik Dinas Pendidik, Inspektorat, Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksaan atau pun Pihak Kepolisian di Wilayah Hukum Kabupaten Banyuasin dapat menindaklanjuti atas perilaku Sikap Arogansi Oknum Kepala SMPN 1 Sebawa, karenakan sikap arogansi seorang penyelengara negara dapat dikatagorikan perbuatan melawan hukum.
Berdasarkan rekaman video visual awak media buruhsergainfo bedurasi 11.49 detik Oknum Kepala SMPN 1 Sembawa terkesan arogansi menyampaikan klarifikasi terkait informasi diduga penyerapan Dana BOS Tahun Anggaran 2023 s/d 2025 terindikasi telah terjadi korupsi (senin, 12/01/2025)

Dengan nada emosi di hadapan Ketua Team Investigasi KANTI – Komunitas Masyarakat Silampari dan wartawan buruhsergainfo, Oknum Kepala SMPN 1 Sembawa berkali-kali menyampaikan tugas LSM itu apa dan apa kontribusi kamu LSM terhadap SMPN 1 Sembawa, kalau melihat koreng orang lain kita semua punya koreng.

Dari sikap dan ungkapan yang di utarakan Oknum Kepala SMPN 1 Sembawa, tidak mencerminkan seorang pegawai atau pemimpin yang menjunjung tinggi sikap demokratis yang bersedia mendengarkan sudut pandang, ide, dan kritik tanpa menjadi defensif. Yang mana masukan dapat di anggap sebagai kesempatan untuk memperbaiki kinerja, bukan suatu ancaman. Selain dari itu, sikap arogansi seorang penyelengara negara dapat dikatagorikan perbuatan melawan hukum.

Fungsi Pengawas kebijakan, melindungi hak-hak publik, dalam mewujudkan tujuan Negara Undang-undang No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Secara umum, fungsi kontrol sosial, terutama Pers dan masyarakat, bagian penting dari kedaulatan rakyat dan prinsip demokrasi, tindakan menghalanginya Fungsi Pengawas kebijakan, melindungi hak-hak publik dianggap serius. (Red)