Tampilkan postingan dengan label muratara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muratara. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2026

Bupati Muratara, H. Devi Suhartoni, Dorong Sinergi Ulama dan Umara Perkuat Adab dan Etika Pelajar

Target Investigasi, Muratara-Rakerda MUI Muratara 2026 resmi digelar bersamaan dengan kegiatan Training of Trainer (ToT) Pemateri Adab dan Etika tingkat Sekolah Dasar. Muara Rupit, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan Rakerda MUI Muratara 2026 ini berlangsung di kediaman rumah Bupati Musi Rawas Utara dan menjadi momentum penting dalam penguatan karakter generasi muda sejak usia dini.

Rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas Utara ini dihadiri langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara, H. Devi Suhartoni, serta Ketua MUI Kabupaten Muratara, H. Rafizen Karsudien, S.Pd, bersama jajaran pengurus MUI dan tokoh ulama setempat. Kehadiran pimpinan daerah menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program pembinaan adab dan etika pelajar.

Dalam sambutannya, Bupati Musi Rawas Utara, H. Devi Suhartoni, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rakerda MUI Muratara 2026 dan program ToT pemateri adab dan etika.

Menurutnya, keterlibatan langsung para ulama dalam dunia pendidikan sangat penting untuk membentuk karakter anak sejak bangku sekolah dasar.

“Saya selaku Bupati Musi Rawas Utara, dengan penuh rasa hormat dan kegembiraan, sangat mendukung program ini. Kehadiran para tokoh alim ulama yang turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi adab dan etika merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi penurus muratara,”ujar bupati
Kegiatan Rakerda MUI Muratara 2026 mengusung tema “Sinergitas Ulama dan Umara dalam Mewujudkan Muratara Berhidayah Iluk”.

Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi antara ulama dan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai adab, etika, serta akhlak mulia kepada anak-anak sejak dini.

Melalui program Training of Trainer (ToT), para pemateri dipersiapkan untuk menyampaikan materi adab dan etika secara efektif di sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Sinergi yang kuat antara ulama dan umara diharapkan mampu melahirkan generasi Muratara yang berkarakter, berakhlak mulia, serta siap bersaing di masa depan.

Dengan terlaksananya Rakerda MUI Muratara 2026, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara optimistis visi Iluk Becakap, Iluk Bebuat dapat terwujud melalui pembinaan moral dan spiritual yang berkelanjutan, demi masa depan Muratara yang lebih baik.adv (rLS)

Bupati Muratara H Devi Suhartoni Minta ASN Disiplin Dalam Bekerja

Bupati Muratara, H Devi Suhartoni menyampaikan arahan pada acara Pengajian Ramadhan di Kantor Bupati Muratara, Jumat 27 Februari 2026. 

TARGET INVESTIGASI, MURATARA - Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Devi Suhartoni meminta kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara disiplin dalam bekerja.

Ia berharap ASN disiplin masuk kantor dan pulang sesuai jadwal pada hari kerja. Bupati Devi Suhartoni berharap kepada ASN jangan hanya disiplin pada saat dirinya ada saja.

"Kalau saya tidak ada di kantor, kantor sepi. Tapi kalau saya ada kantor ramai," kata Bupati Devi Suhartoni saat menyampaikan arahan pada acara Pengajian Ramadhan 1446 Hijriyah/2026 Masehi.

Acara berlangsung di Kantor Bupati Muratara Jumat 27 Februari 2026.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Muratara, H Irwan Susi Sastro, S.Ag, kepada KORANLINGAUPOS.ID mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Muratara melalui Bagian Kesra melaksanakan Pengajian Ramadhan

Pada kegiatan Pengajian Ramadhan hari pertama dilaksanakan narasumbernya Bupati Muratara, H Devi Suhartoni,

Kabag Kesra menyebut setiap hari Jumat di bulan Ramadhan Pemkab Muratara mengadakan Pengajian Ramadhan.

Dalam kegiatan Pengajian Ramadhan kegiatannya membaca surah Yasin, doa dan motivasi disampaikan oleh Bupati H Devi Suhartoni.

"Yang memimpin pembacaan surah Yasin, Ersan, membaca doa H Alfirmansyah Karim," tambahnya.

Acara ini diadakan untuk silaturahmi antara Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan pejabat di lingkungan sekretariat daerah Kabupaten Muratara.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Muratara H Devi Suhartoni menyampaikan motivasi dan kisah dan menekankan integritas ASN, disiplin dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

"Pengajian Ramadhan lebih menekankan integritas ASN," tambahnya.

Ditambahkannya, Bupati Devi Suhartoni menceritakan pengalaman sebelum menjadi Bupati. "Bupati menyampaikan motivasi, menceritakan pengalaman sebelum menjadi Bupati," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Devi Suhartoni juga membuka ruang tanya jawab. "Bupati memberikan kesempatan kepad ASN untuk bertanya," sebutnya.

Penurutnya petugas Pengajian Ramadhan sudah dijadwalkan untuk Jumat pekan depan tanggal 6 Maret 2026 narasumbernya Wakil Bupati H Junius Wahyudi, S.I.P sedangkan memimpin pembacaan surah Yasin, Yogi, pembaca doa Kabag Kesra, H Irwan Susi Sasro, S.Ag.

Jumat 13 Maret 2013 narasumber Sekda H Elvandary, memimpin pembacaan surah Yasin, Saleswan, SE, membaca doa H Elvandary. adv (Rls)

Selasa, 24 Februari 2026

Wabup Muratara Hadiri Rakor Infrastruktur Bersama Menko AHY Dorong Percepatan Pembangunan Sumsel

  Wabup Muratara Hadiri Rakor Infrastruktur Bersama Menko AHY di Palembang

TARKGET INVESTIGASI, PALEMBANG – Giat kegiatan Wabup Muratara terus menunjukkan peran aktif Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.


Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Junius Wahyudi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pengembangan Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Griya Agung Palembang, Selasa (10/2/2026).


Dalam giat kegiatan Wabup Muratara tersebut, Junius Wahyudi hadir bersama Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Wakil Gubernur H Cik Ujang, jajaran Forkopimda, serta seluruh kepala daerah dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.


Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan program pembangunan infrastruktur strategis.


Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY, menyampaikan bahwa kunjungan kerjanya ke Sumsel pada 10–11 Februari 2026 bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan program pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.


Ia menekankan pentingnya kolaborasi agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di daerah, termasuk di Kabupaten Musi Rawas Utara.



Usai memimpin Rakor, Menko AHY melanjutkan agenda dengan meninjau Rumah Susun Universitas Sriwijaya (Unsri) sebagai bagian dari evaluasi pemanfaatan infrastruktur hunian mahasiswa.


Selanjutnya, AHY juga memimpin Rapat Koordinasi Progres Penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Palembang guna menjaga keselamatan lalu lintas serta keberlanjutan infrastruktur jalan di Sumsel.


Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru didampingi Wakil Gubernur H Cik Ujang memanfaatkan momentum kunjungan kerja tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan strategis daerah yang membutuhkan dukungan dan percepatan dari pemerintah pusat.


Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah revitalisasi Rusun 24–26 Ilir Palembang yang dinilai tidak layak huni dan berdampak pada aspek sosial serta estetika kota.




Sementara itu, giat kegiatan Wabup Muratara dalam Rakor ini menegaskan komitmen Pemkab Muratara untuk terus aktif mengawal program pembangunan infrastruktur, khususnya yang berdampak langsung pada peningkatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.


Melalui sinergi pusat dan daerah, Pemkab Muratara optimistis pembangunan di Sumatera Selatan, termasuk Musi Rawas Utara, dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.


Rangkaian kunjungan kerja Menko AHY ditutup dengan peninjauan Jembatan Tol Musi V serta agenda orasi motivasi pada Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya di Kampus Indralaya.


Kehadiran Wakil Bupati Muratara dalam seluruh rangkaian ini menjadi bagian dari giat kegiatan Wabup Muratara dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah dan mendorong Sumatera Selatan terus maju.ADV (Rls)

Sabtu, 30 September 2023

Ormas KANTI Akan Layangkan Laporan Duagaan Korupsi Dana BOS SMA Negeri Karang Jaya

KANTI News, Muratara Ketua Organisasi Masyarakat KANTI - Komunitas Masyarakat Silampari Senin, 2 Oktober 2023 akan melayangkan surat laporan pada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau terkait dugaan telah terjadinya Perbuatan tindak pidana korupsi APBN Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA Negeri Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022/2023.

Saat dijumpai awak media Sekretariatnya “Sancik, S.IP” selaku ketua Ormas KANTI menyampaikan bahwa diduga adanya aroma korupsi pada penyerapan dana BOS dan yang telah dilaksanakannya beberapa item kegiatan SMA Negeri Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022/2023 (30/09/23).

“Senin, 02 Oktober 2023 besok kami Ormas KANTI akan menyampaikan surat resmi pada Kejari Lubuklinggau, yang mana berdasarkan hasil investigasi di lapangan yang berlandaskan rincian penyerapan dana BOS SMA Negeri Karang Jaya Tahun Anggaran 2022/2023, maka patut diduga adanya aroma korupsi dalam pelaksanaan komponen kegiatan sekolah Tahun Anggaran 2022/2023 yang mana pendapatan SMA Negeri Karang Jaya Tahun Anggaran 2022/2023 melalui dana BOS mencapai besaran dana hingga 1,5 milyaran rupiah tetapi dengan dana milyaran tersebut, sarana dan prasarana SMA Negeri Karang Jaya terlihat tidak terawat atau tidak layak huni, sedang pada sub item kegiatan sekolah Tahun Anggaran 2022/2023 dianggarakan sangat fantastis di antaranya;

Kegiatan pengembangan perpustakaan tahun anggaran 2022/2023
menelan dana Rp. 360.360.000,-

Kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah 
tahun anggaran 2022/2023
menelan dana Rp. 156.369.000,-
Dan ironisnya lagi pada kegiatan pembayaran honor tahun anggaran 2022/2023 menelan dana mencapai Rp. 237.000.000,- padahal yang terpublikasi dan terdata di dapodikmen Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Republik Indonesia bahwa jumlah Non PNS yang dapat di bayar melalui dana BOS pada SMA Negeri Karang Jaya Tahun Anggaran 2022/2023 sebanyak 8 (delapan) orang” Jelasnya.

Lanjut ketua Ormas KANTI (Sancik, S.IP), “nantinya setelah surat laporan kami disampaikan diharapkan kerjasamanya Kejari Lubuklinggau untuk menindaklanjuti laporan kami sesuai prosedur hukum yang berlaku demi menyelamatkan keuangan negara terkhususnya pada keuangan pendidikan” tutupnya. (Ewok)

Ormas KANTI Waktu Dekat Akan Melaporkan Dugaan Korupsi Dana BOS di SMAN Sukamenang


KANTI News, Muratara Ketua Organisasi Masyarakat KANTI - Komunitas Masyarakat Silampari dalam waktu dekat akan melayangkan surat laporan pada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau terkait dugaan telah terjadinya Perbuatan tindak pidana korupsi APBN Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA Negeri Sukamenang Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022/2023.

Saat dijumpai awak media di Sekretariatnya “Sancik, S.IP” selaku ketua Ormas KANTI menyampaikan bahwa diduga adanya aroma korupsi pada penyerapan dana BOS dan yang telah dilaksanakannya beberapa item kegiatan SMA Negeri Sukamenang Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2022/2023 (30/09/23).

“Dalam waktu dekat ini kami Ormas KANTI akan menyampaikan surat resmi pada Kejari Lubuklinggau, yang mana berdasarkan hasil investigasi dilapangan yang berlandaskan rincian penyerapan dana BOS SMA Negeri Sukamenang Tahun Anggaran 2022/2023, maka patut diduga adanya aroma korupsi terlihat dari hasil pelaksanaan komponen kegiatan sekolah Tahun Anggaran 2022/2023 tidak menunjukan menghabiskan dana ratusan juta rupiah diantaranya;

  • Kegiatan pengembangan perpustakaan tahun anggaran 2022/2023 menelan dana mencapai Rp. 241.319.000,-
  • Kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahun anggaran 2022/2023 menelan dana mencapai Rp. 111.927.000,-
  • Dan ironisnya lagi pada kegiatan pembayaran honor tahun anggaran 2022/2023 menelan dana mencapai Rp. 244.260.000,- padahal yang terpublikasi dan terdata di dapodikmen Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Republik Indonesia bahwa jumlah Non PNS yang dapat di bayar melalui dana BOS pada SMA Negeri Sukamenang Tahun Anggaran 2022/2023 sebanyak 4 orang” Jelasnya.

Lanjut ketua Ormas KANTI (Sancik, S.IP), “nantinya setelah surat laporan kami disampaikan diharapkan kerjasamanya Kejari Lubuklinggau untuk menindaklanjuti laporan kami sesuai prosedur hukum yang berlaku demi menyelamatkan keuangan negara terkhususnya pada keuangan pendidikan” tutupnya. (Ewok)

Selasa, 05 September 2023

Diduaga Adik Kandung Bupati Muratara Meninggal Dunia Akibat Luka Bacok



KANTI News, Muratara – Akibat mengalami luka bacok Abadi Warga Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara meninggal dunia. Menurut informasi yang dihimpun di lapangan korban merupakan adik kandung Bupati Muratara.

Selang kejadian korban dibawa ke Puskesmas Bingin Teluk, karena korban banyak mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya dan diduga Korban mengalami kekurangan darah sehingga nyawanya tak terselamatkan meninggal dunia.

Menurut informasi yang dihimpun dlapangan kronologis kejadian bahwa Pada tanggal 05 September 2023 sekira jam 20.00 wib di adakan pertemuan di rumah Pandiet warga Desa Belani Kecamatan Rawas ilir.

Pertemuan dengan investor yg datang ke desa Belani.
Hadir dalam pertemuan :
1). Camat Kecamatan Rawas ilir Bpk Husin.
2).Pjs Kades Belani Bpk Faisol.
3).Sdr Abadi
4).Sdr Deki
5).Sdr Pandiet.
6).Investor yg datang ke desa Belani 2 orang.

Pada saat komunikasi pertemuan....tiba tiba Arwan masuk tanpa izin ke ruangan pertemuan, Kemudian Arwan di tegur oleh Abadi bahwa ini pertemuan intern saja Arwan tersinggung dan pulang ke rumah membawa parang dan membacok Abadi dan Deki, di selang kejadian Abadi dan Deki dibawa ke puskesmas bingin teluk dan hingga saat ini Pelaku Arwan melarikan diri.

Naasnya Abadi merupakan adik kandung Bupati Muratara tersebut, di akibatkan banyak mengalami luka bacok diduga banyak kekurangan darah dan meninggal dunia sekitar jam 21.20 wib.

Akibat kejadian tersebut, rumah Arwan dan keluarganya di bakar oleh orang tak di kenal. (Hidayat)